Blog

  • Eboni Watch: Craftsmanship Lokal dari Klaten yang Siap Mendunia

    Eboni adalah merek dan produsen jam tangan kayu kontemporer yang beralamat di Klaten, Jawa Tengah. Setiap produk dirancang dan dibuat secara manual oleh para pengrajin lokal yang berpengalaman. Eboni berkomitmen untuk menggabungkan kerajinan tradisional yang telah teruji oleh waktu dengan penggunaan material ramah lingkungan serta inovasi desain yang visioner. 

    Eboni didirikan pada akhir tahun 2014 oleh Afidha Fajar Adhitya, seorang pecinta kerajinan dan desain. Desain Eboni terinspirasi dari gaya hidup minimalis klasik yang dipadukan dengan kehangatan alam. Eboni dibuat dari material dan komponen terbaik, bahan utama menggunakan dua jenis kayu yaitu Maple Kanada dan Rosewood eksotis. Tali jam terbuat dari kulit full-grain veg-tan berkualitas tinggi untuk memastikan kekuatan dan fleksibilitas. Eboni juga menggunakan mesin jam Miyota Quartz buatan Citizen Jepang tipe 2035 dan 2115 yang telah teruji ketahanan serta ketepatan waktunya.

    Adapun beberapa keunggulan produk dari Eboni sendiri, seperti: bahannya ringan, sehingga tidak membuat tangan pegal atau mengganggu saat dipakai lama-lama. Material yang digunakan juga lebih ramah lingkungan, cocok buat kamu yang peduli soal lingkungan. Desainnya simple dan tidak ketinggalan jaman, menjadikan jam tangan ini tetap kelihatan bagus saat dipakai kapanpun. Selain itu, produk ini juga tahan air, jadi lebih aman saat dipakai untuk aktivitas harian. Dengan kapasitas produksi hingga 2.500 unit per bulan, Eboni mampu memenuhi kebutuhan pasar tanpa mengurangi kualitas.

    Di samping hal tersebut, beberapa nilai merek dariEboni yang dibangun seperti: percaya pada keberanian untuk mencoba hal baru. Eboni terus bereksperimen dengan desain, material dan proses produksi agar bisa menghadirkan jam tangan yang berbeda, tanpa menghilangkan kesan simpel dan elegan. Eboni juga ingin setiap orang yang memakai Eboni Watch merasa lebih percaya diri. Disisi lain, setiap produk yang dibuat adalah hasil kerja pengrajin lokal yang didukung dan dilibatkan secara langsung, sehingga Eboni bisa memberdayakan para pengrajin lokal. Keberlanjutan adalah bagian penting dari perjalanan Eboni, karena produk yang dibuat menggunakan material ramah lingkungan dan berkomitmen untuk ikut serta menjaga alam. Eboni percaya bahwa produk yang baik seharusnya tidak merugikan lingkungan di masa depan.

    Beberapa keunggulan yang ada di jam tangan kayu yang diproduksi Eboni juga memiliki ketahanan air yang sangat baik, sehingga lebih aman dan nyaman saat digunakan untuk aktivitas harian tanpa khawatir berlebihan. Eboni juga memberikan layanan purna jual dan tersedia garansi penggantian dalam 3 hari, garansi 1 tahun untuk mesin, kaca, dan crown, serta garansi baterai seumur hidup. Dengan begitu, konsumen bisa merasa lebih aman setelah membeli produk Eboni. Selain itu, Eboni menawarkan personalisasi produk yang membuat setiap jam terasa lebih personal dan eksklusif. Sentuhan ini memberi nilai lebih dibandingkan jam tangan massal, karena setiap produk bisa mencerminkan karakter dan cerita pemiliknya.

    Selain memiliki beberapa keunggulan produk dan berbagai macam apresiasi yang telah diraih, Eboni Watch juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan, diantaranya: TWC, Majalah Bobo, Blibli, Jumbo, Kebun Raya Bogor, Natur Hair Care dan Somethinc. Produksi jam tangan kayu Eboni mengkombinasikan teknologi mesin presisi untuk pemotongan dan perakitan dengan sentuhan akhir manual guna memastikan kualitas estetika dan fungsi terbaik.

    Berikut beberapa Pencapaian (Milestone) Eboni:

    • Peserta Terbaik Bidang Kriya, Creative Business Incubator (BCIC), Kementerian Perindustrian RI 2018
    • Delegasi ASEAN–China Young Entrepreneur Forum 2018, Kamboja
    • Peserta Terbaik Kategori Kriya, Creative Business Incubator 2018
    • Lulusan Terbaik Coaching & Mentoring Kategori Kriya, Creative Business Incubator 2019
    • Lulusan Terbaik Coaching Creative Business Incubator, BCIC Kementerian Perindustrian RI 2019
    • Best Design & People’s Choice Award, Indonesia Good Design 2019
    • People’s Choice Award, Indonesia Good Design Selection 2019
    • Good Design Award, Good Design Indonesia 2020
    • 20 Produk Desain Terbaik, Indonesia Good Design Selection 2020
    • Golden Pin Design Mark, Golden Pin Award Taiwan 2020
    • People’s Choice Award, Indonesia Good Design Selection 2020
    • Good Design Award, Indonesia Good Design Selection 2021
    • Merit Prize Kategori Material Alam Lainnya, INACRAFT Award 2022
    • Finalis Terbaik Subsektor Kriya, Apresiasi Kreasi Indonesia, Kemenparekraf 2023
    • UMKM Champion – Business Accelerator Kominfo 2024
    • Pelaku Usaha Desa dengan Produk Lokal Unggulan, APUDSI Award 2025
  • Dari Desa ke Dunia: Kisah Afidha Membangun EBONI, Jam Tangan Masa Kini

    Di tengah derasnya arus tren global dan produk massal, tidak banyak brand yang berani memilih jalan berbeda. EBONI adalah salah satunya. Brand jam tangan ini lahir bukan dari pusat kota besar, melainkan dari sebuah desa di Bayat, Klaten—tempat di mana cerita, keterampilan tangan, dan keberanian untuk bermimpi tumbuh berdampingan.

    Di balik EBONI, ada sosok Afidha, seorang desainer sekaligus pengusaha yang percaya bahwa desain bukan sekadar soal estetika, melainkan soal makna, keberlanjutan, dan keberanian untuk tampil apa adanya.

    Berawal dari Keresahan yang Sederhana

    Perjalanan EBONI bermula dari kegelisahan Afidha melihat jam tangan yang beredar di pasaran terasa seragam dan kehilangan karakter. Banyak yang mahal karena merek, bukan karena nilai. Dari keresahan itu, muncul satu pertanyaan sederhana: mengapa jam tangan tidak bisa menjadi medium ekspresi diri, sekaligus ramah lingkungan?

    Jawabannya datang dari material yang sering terabaikan—kayu. Afidha mulai bereksperimen dengan limbah kayu industri gitar dari Jawa Tengah, memadukannya dengan desain modern yang relevan dengan gaya hidup masa kini. Dari eksperimen kecil itulah EBONI lahir.

    Membangun Brand dari Desa

    Alih-alih memindahkan produksi ke kota besar, Afidha justru membangun studio dan workshop EBONI di desa. Baginya, desa bukan keterbatasan, melainkan ruang bertumbuh. Di sana, EBONI berkembang sebagai studio desain sekaligus manufaktur, bekerja bersama pengrajin lokal dan anak-anak muda desa.

    Konsep “open workshop” menjadi ciri khas EBONI. Proses produksi tidak disembunyikan, melainkan dirayakan. Setiap jam tangan membawa cerita—tentang tangan yang merakitnya, material yang dipilih dengan sadar, dan filosofi waktu yang lebih manusiawi.

    Jam Tangan Masa Kini

    EBONI mengusung tagline “Jam Tangan Masa Kini”. Bukan karena mengikuti tren sesaat, tetapi karena memahami cara orang hidup hari ini. EBONI percaya bahwa tampil berbeda tidak harus ribet. Cukup dengan outfit basic, satu jam tangan yang tepat bisa mengangkat keseluruhan gaya—effortless, tapi tetap standout.

    Tak hanya dari sisi desain, EBONI juga berani melangkah lebih jauh. EBONI menjadi brand jam tangan kayu lokal pertama yang waterproof, menjawab kebutuhan pemakaian harian yang lebih fleksibel. Dari limbah kayu, plastik daur ulang, hingga riset material berbasis ampas kopi, keberlanjutan menjadi bagian nyata dari inovasi produk, bukan sekadar jargon.

    Bertumbuh Lewat Cerita dan Komunitas

    Alih-alih mengandalkan iklan besar sejak awal, EBONI tumbuh melalui cerita, komunitas, dan konten organik. Dari media sosial, liputan media nasional, hingga berbagai kanal YouTube, kisah EBONI menyebar sebagai cerita tentang keberanian brand lokal untuk berdiri dengan identitasnya sendiri.

    Hingga hari ini, lebih dari 120.000 unit jam tangan EBONI telah terjual ke seluruh Indonesia dan berbagai negara. Dalam beberapa tahun terakhir, EBONI mencatat pertumbuhan konsisten di atas 20% per tahun, sekaligus meraih berbagai penghargaan desain nasional dan internasional.